perbedaan oh perbedaan, dari satu perbedaan itu semakin hari semakin tau.
awalnya kaget, tapi inilah hidup, inilah dia orang yang udah mengisi hati gue, gue sayang dia, gua sayang atas perbedaan ini, gue sayang atas kelebihan dan kekurangan dia.
semoga ada pintu keluar untuk 1,2,->10 tahun yang akan datang buat gue dan dia !
amen
its my destiny
this is my destiny, my inspiration, and everything about that.
Tuesday, January 17, 2012
Saturday, December 24, 2011
Pacaran Beda Agama versi Islam
Pernikahan Beda Agama; Tinjauan Hukum Islam & Hukum Negara
23MAR2009144 Komentar
Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang majemuk, khususnya bila dilihat dari segi etnis / suku bangsa dan agama. Konsekuensinya, dalam menjalani kehidupannya masyarakat Indonesia dihadapkan kepada perbedaan – perbedaan dalam berbagai hal, mulai dari kebudayaan, cara pandang hidup dan interaksi antar individunya. Yang menjadi perhatian dari pemerintah dan komponen bangsa lainnya adalah masalah hubungan antar umat beragama. Salah satu persoalan dalam hubungan antar umat beragama ini adalah masalah Pernikahan Muslim dengan non-Muslim yang selanjutnya kita sebut sebagai “pernikahan beda agama’
Pernikahan merupakan bagian dari kemanusiaan seseorang, seorang muslim yang hidup di negara yang majemuk seperti ini hampir dipastikan sulit untuk menghindari dari persentuhan dan pergaulan dengan orang yang beda agama. Pada posisi seperti ini ketertarikan pria atau wanita Muslim dengan orang yang beda agama dengannya atau sebaliknya, yang berujung pada pernikahan hampir pasti tidak terelakkan. Dengan kata lain, persoalan pernikahan antar agama hampir pasti terjadi pada setiap masyarakat yang majemuk.
Keadaan masyarakat Indonesia yang majemuk menjadikan pergaulan di masyarakat semakin luas dan beragam, hal ini telah mengakibatkan pergeseran nilai agama yang lebih dinamis daripada yang terjadi pada masa lampau, seorang muslimin dan muslimat sekarang ini lebih berani untuk memilih pendamping hidup non-muslim. Hal ini tentu saja dianggap oleh masyarakat kita yang mayoritas beragama Islam sebagai penyalahan atau pergeseran nilai-nilai Islam yang ada. Tak jarang hal ini sering menimbulkan gejolak dan reaksi keras di kalangan masyarakat kita. Masalah ini menimbulkan perbedaan pendapat dari dua pihak pro dan kontra, masing-masing pihak memiliki argumen rasional maupun argumen logikal yang berasal dari penafsiran mereka masing-masing terhadap dalil-dalil Islam tentang pernikahan beda agama.
Pernikahan beda Agama dalam hukum Islam
Masalah pernikahan berbeda keyakinan ini sebenarnya terbagi dalam 2 kasus keadaan, antara lain:
Kasus 1: Pernikahan antara laki-laki non-muslim dengan wanita muslim
Kasus 2: Pernikahan antara laki-laki muslim dengan wanita non-muslim
Pada kasus 1 kedua pihak ulama sepakat untuk mengharamkan pernikahan yang terjadi pada keadaan seperti itu, seorang wanita muslim haram hukumnya dan pernikahannya tidak sah bila menikah dengan laki-laki non-muslim Al-Quran menjelaskan Dalam surat Al-Baqarah 221 Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman.Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. (Surat Al-Baqarah Ayat 221)
Sedang pada kasus ke-2. Seorang laki-laki muslim dilarang menikah dengan wanita non-muslim kecuali wanita ahli kitab, seperti yang disebutkan dalam surat Al-Maidah ayat 5 Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barang siapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari akhirat termasuk orang-orang merugi.(Al-Maaidah Ayat 5)
Pada surat Al-Baqarah ayat 221 terang di jelaskan bahwa :Baik laki-laki ataupun perempuan memiliki larangan untuk menikahi atau dinikahkan oleh seorang musyrik.. dan dalam surat Al-Maidah di jelaskan kembali bagi seorang laki-laki ,boleh menikahi AHLI KITAB. Namun terdapat beberapa pendapat bahwa ahli kitab di sini bukanlah penganut injil,ataupun taurat yang ada pada saat ini.Ahli kitab yang dimaksudkan disini ialah mereka yang bersyahadat Mengakui adanya ALLAH akan tetapi tidak mengakui adanya Muhamad.
Perkawinan beda Agama menurut hukum Negara:
Perkawinan di Indonesia diatur oleh UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Berdasarkan UU tersebut perkawinan di definisikan sebagai ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Oleh karenanya dalam UU yang sama diatur bahwa perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya itu serta telah dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pendapat tentang Perkawinan beda Agama:
· Seorang guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof. Dr. Muhammad Daud Ali (alm.) menjelaskan dalam bukunya yang bejudul “Perkawinan Antar Pemeluk Agama Yang Berbeda“.Perkawinan antara orang-orang yang berbeda agama adalah penyimpangan dari pola umum perkawinan yang benar menurut hukum agama dan Undang-undang Perkawinan yang berlaku di tanah air kita. Untuk penyimpangan ini, kendatipun merupakan kenyataan dalam masyarakat, tidak perlu dibuat peraturan tersendiri, tidak perlu dilindungi oleh negara. Memberi perlindungan hukum pada warga negara yang melakukan perbuatan yang bertentangan dengan Pancasila sebagai cita hukum bangsa dan kaidah fundamental negara serta hukum agama yang berlaku di Indonesia, pada pendapat saya selain tidak konstitusional, juga tidak legal.
· Prof. HM Rasjidi, menteri agama pertama RI, dalam artikelnya di Harian Abadi edisi 20 Agustus 1973, menyorot secara tajam RUU Perkawinan yang dalam pasal 10 ayat (2) disebutkan: “Perbedaan karena kebangsaan, suku, bangsa, negara asal, tempat asal, agama, kepercayaan dan keturunan, tidak merupakan penghalang perkawinan.
Pasal dalam RUU tersebut jelas ingin mengadopsi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pasal 16 yang menyatakan: “Lelaki dan wanita yang sudah dewasa, tanpa sesuatu pembatasan karena suku, kebangsaan dan agama, mempunyai hak untuk kawin dan membentuk satu keluarga. Mereka mempunyai hak yang sama dengan hubungan dengan perkawinan, selama dalam perkawinan dan dalam soal perceraian.”
khusus tentang pasal 16 tersebut, Hamka menulis kesimpulan yang sangat tajam: “Oleh sebab itu dianggap kafir, fasiq, dan zalim, orang-orang Islam yang meninggalkan hukum syariat Islam yang jelas nyata itu. lalu pindah bergantung kepada “Hak-hak Asasi Manusia” yang disahkan di Muktamar San Francisco, oleh sebagian anggota yang membuat “Hak-hak Asasi” sendiri karena jaminan itu tidak ada dalam agama yang mereka peluk.
Pernikahan Beda Agama yang ada pada saat ini:
Meskipun sudah dilarang, perkawinan beda agama masih terus dilakukan. Berbagai cara ditempuh, demi mendapatkan pengakuan dari Negara. ada beberapa cara yang populer ditempuh pasangan beda agama agar pernikahannya dapat dilangsungkan.
- Pagi menikah sesuai agama laki-laki, siangnya menikah sesuai dengan agama perempuan.
- Salah satu dari calon pengantin baik laki-laki ataupun perempuannyamengalah mengikuti agama pasangannya.lalu setelah menikah dia kembali kepada agamanya.
- Menikah diluar negri
Untuk perkawinan beda agama yang ada pada saat ini, mantan Menteri Agama Quraish Shihab berpendapat agar dikembalikan kepada agama masing-masing. Yang jelas dalam jalinan pernikahan antara suami dan istri, pertama harus didasari atas persamaan agama dan keyakinan hidup. Namun pada kasus pernikahan beda agama, harus ada jaminan dari agama yang dipeluk masing-masing suami dan istri agar tetap menghormati agama pasangannya. “Jadi jangan ada sikap saling menghalangi untuk menjalankan ibadah sesuai agamanya
Pendapat berbeda disampaikan pengajar hukum Islam di UI Farida Prihatini. Farida menegaskan bahwa MUI melarang perkawinan beda agama.Pada prinsipnya, bukan hanya agama Islam. “Semua agama tidak memperbolehkan kawin beda agama. Umatnya saja yang mencari peluang-peluang. Perkawinannya dianggap tidak sah, dianggap tidak ada perkwianan, tidak ada waris, anaknya juga ikut hubungan hukum dengan ibunya. Farida jg menilai Pemerintah tidak tegas. Meskipun UU tidak memperbolehkan kawin beda agama, tetapi Kantor Catatan Sipil bisa menerima pencatatan perkawinan beda agama yang dilakukan di luar negeri. Padahal,Kantor Catatan Sipil merupakan produk negara. Dengan demikian, seharusnya yang dicatat KCS adalah sesuai dengan hukum Indonesia. “Secara hukum tidak sah. Kalau kita melakukan perbuatan hukum di luar negeri, baru sah sesuai dengan hukum kita dan sesuai dengan hukum di negara tempat kita berada. Harusnya kantor catatan sipil tidak boleh melakukan pencatatan,
Kesimpulan
Larangan perkawinan antar pemeluk agama yang berbeda itu agaknya dilatarbelakangi oleh harapan akan lahirnya sakinah dalam keluarga. Bagaimana mendidik anak-anak mereka.karena pada dasarnya seorang anak akan kebingungan untuk mengikuti ayahnya atau ibunya.Perkawinan baru akan langgeng dan tenteram jika terdapat kesesuaian pandangan hidup antar suami dan istri, karena jangankan perbedaan agama, perbedaan budaya, atau bahkan perbedaan tingkat pendidikan antara suami dan istri pun tidak jarang mengakibatkan kegagalan perkawinan.
Pacaran Beda Agama versi Al-kitab
beberapa minggu ini saya di pusingkan dengan banyak orang yang berbicara kalau pacaran beda agama boleh atau tidak, supaya pertanyaan yang harus memutar otak sih. Tapi saya akan coba membagikan sesuatu.
seringkali kita suka dengan seseorang yang berbeda keyakinan, suatu hal yang mungkin sulit di pungkiri sih, tetapi menurut saya itu hal yang wajar dan manusiawi sekali, karena tak ada salahnya untuk setiap orang saling mencintai. Satu kendala adalah ketika mereka saling mencintai tetapi di tembokkan oleh benteng agama, itu hal yang sangat sulit menurut saya pribadi.
saya akan menyikapi ini secara Alkitabiah, kita tahu bahwa kalau pacaran beda agama itu secara Alkitab itu tidak di kehendaki sama sekali. Banyak orang yang tidak tahu itu. Banyak orang yang tidak sengaja sudah jatuh dalam pacaran yang berbeda agama, entah dengan agama ini atau dengan agama itu dan banyak lagi.
menurut Alkitab kalau “terang” dan ”gelap” itu tak bisa menyatu,”Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?”(2Kor 6:14). Secara Kristiani kita harus mempunyai pasangan seiman dan menurut saya semua agama menganjurkan untuk seperti itu.
Hampir banyak orang yang yang jatuh dalam pacaran beda agama,dan mereka terkadang terasing dari lingkungannya karena mereka jatuh hal dalam seperti itu. but don’t be sad, I have some chalanges for you guys, ketika memang kalian sudah jatuh dalam pacaran ataupun tidak, kalian harus bisa jadi berkat bagi pasangan kalian supaya mereka bisa melihata bahwa Yesus itu ajaib dalam hidup kalian, dan Yesus seorang Tuhan yang layak di sembah, so guys if fell in relationship with another religion, it’s your time be bless for you couple, I don’t know who you are,boy or girl, you must been blessed for you couple, and let Jesus name been honor !
Jadi, bisakah kalian mengenalkan pasangan kalian bahwa Yesus adalah Tuhan lewat cara hidup,perkataan kalian?
Pacaran Beda Agama
“Kak, menurut kakak, pacaran beda agama ituh, salah ngga sih?” Seorang remaja belia berusia 17 tahun menanyakannya ke Helda. Kebetulan Helda bukan expert-nya dalam hal beginian, pada saat ituh Helda alihkan ke kakak yang nemenin Helda. Ada beberapa hal yang Helda dapetin dari wejangannya.
Mungkin ada temen Helda.info yang sekarang ngalamin hal yang sama. Sedang naksir seseorang yang berbeda agama? Baru pacaran dengan yang berbeda agama? Atau udah lama pacaran dengan yang beda agama? Nah, bahasan yang Helda bakal paparkan adalah dari sudut pandang Helda yah yang Helda ringkas dari si kakak tersebut.
Pacaran Beda Agama
Sebelumnya temen-temen coba dulu jawab pertanyaan berikut inih:
- Mengapa aku bisa menyukai do’i?
- Apa sih tujuanku berpacaran dengan dia? Having fun, ‘jalanin aja’ atau sampai ke pelaminan?
- Kira-kira apa tujuan si dia berpacaran denganku yah? Having fun, ‘jalanin aja’ atau sampai ke pelaminan?
- Bagaimana tanggapan keluarganya?
- Bagaimana tanggapan keluargaku?
- Apa aku sanggup menerima dan mampu menyikapi perbedaan ini yah?
Setidaknya itulah beberapa pertanyaan yang harus temen-temen ajuin kepada diri sendiri dan bisa juga si do’i.
TUJUAN
Apa sih tujuan kamu berpacaran? Menurut Helda ini adalah poin pentingnya. Kalu sekadar having fun atau sekadar memuaskan hasrat masa muda untuk berpacaran. Itu terserah padamu. Tapi, jangan lupa juga loh untuk pastiin tujuan si dia juga. Kalu dia ternyata berniat serius, gimana?
TANGGAPAN KELUARGA
Gimana tanggapan keluarga kalian? Ngga dipungkiri, ketika kita mulai menjalin hubungan dengan seseorang, itu artinya kita juga harus siap menjalin hubungan dengan keluarganya.
Si gadis 17 tahun yang Helda sebutin di awal bercerita: “Dia udah cerita sama ortunya. Ortunya setuju kalau aku mau masuk ke agamanya dia. Sementara kakak-kakakku juga menentang banget.”
Nah, kamu siap untuk berganti agama jika kalian jadi nanti? Atau mau kawin lari?
Si gadis 17 tahun itu bilang: “Sejujurnya kalau disuruh untuk berganti agama, hati nuraniku berkata ‘ngga’. Aku juga kepikiran, masa aku mau meninggalkan keluargaku yang pastinya lebih lama mengenalku demi seseorang yang baru aku kenal.”
MENYIKAPI PERBEDAAN
Oke lah. Akhirnya, kalian bisa bersama (selamanya) ntah dengan cara kawin lari atau persetujuan keluarga. Namun, tetap dengan keyakinan yang berbeda. Apakah kalian sanggup menerima perbedaan tersebut?
Berikut beberapa hal yang sebaiknya kamu pikirkan:
- Menjalin hubungan romantis dengan seseorang yang berbeda agama ituh ibarat “memikul kuk yang tidak seimbang”. Coba bayangkan apakah nyaman jika kita memikul, misal, di sebelah kiri 1 kg sementara di sisi lain 2 kg?
- Kalu kata Om @gajahpesing, “Kasihan anaknya harus milih agama.” Oke, walau ortunya seagama, teteup si anak masih punya hak untuk memilih agama. Tapi, mendidik anak dengan satu cara alangkah lebih baiknya, termasuk urusan ibadah.
- Sudah siap untuk beribadah masing-masing? Tidak ada perasaan cemburu ketika melihat pasangan lain beribadah bersama-sama?
Khususnya untuk poin ke-3. Pernah nonton film Cin(T)a atau kalu kata Bair ada film ‘3 Hati 2 Dunia 1 Cinta’. Helda belum nonton kedua-duanya sih. Tapi, trailer-nya Cin(T)a, pernah. Nah, Helda inget 2 pemeran tokoh utamanya Cina dan Anisa berdo’a bersama – mencampurkan do’a mereka yang seharusnya berbeda.
Helda pribadi punya satu statement begini:
“Toleransi dan kompromi itu berbeda.”
Toleransi ituh menghargai agama dan kepercayaan orang lain. Tapi, tidak akan kompromi – yakni mencampur-adukkan atau melakukan apa yang seharusnya menjadi kebiasaan agama orang lain.
Kaya’nya serius amat yah Helda ngebahasnya. Balik ke tujuan awal kamu berpacaran ituh, serius atau ngga. Itu tergantung pada masing-masing. Namun, ada yang mesti kamu antisipasi:
by Remaja Helda on February 23rd, 2011Cinta itu bertumbuh karena dipupuk. Bisa saja awalnya kamu bilang: “Ah, ngga apa-apa. Ini cuma pacaran. Apa salahnya?” Kita ngga tau pasti apa yang akan terjadi ke depannya. Bisa aja kamu semakin dan semakin cinta. Kalau cinta sudah berbicara, apa mau dikata?
Sunday, December 18, 2011
I'm come back
hey
I'm Come Back..
Masa gue baru inget sama blog gue ini, so baru update lagi deh. hehe
Hari ini, baby aku sakit..keseleo tangannya pas main futsal, bengkak segede kepala gajah #eh , terus demam, dan dilarikan kerumah sakit deh.. *eh ga lari deh, tapi jalan*
Cepet sembuh ya sayangnya akuuuu, dan buat all of youuu jaga kesehatan ya :)
See then ({})
I'm Come Back..
Masa gue baru inget sama blog gue ini, so baru update lagi deh. hehe
Hari ini, baby aku sakit..keseleo tangannya pas main futsal, bengkak segede kepala gajah #eh , terus demam, dan dilarikan kerumah sakit deh.. *eh ga lari deh, tapi jalan*
Cepet sembuh ya sayangnya akuuuu, dan buat all of youuu jaga kesehatan ya :)
See then ({})
- Ida Rosyidah
Thursday, October 20, 2011
HUMOR - cowok idaman
Cowok Idaman
Cewek : "Mas kerja dimana?"
Cowok : "Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali..."
Cewek : "(WOW...Konglomerat pasti!)... Mas tinggal dimana?"
Cowok : "Pondok Indah Bukit GOLF..."
Cewek : "(WOW kereenn...Rumah orang-orang "The Haves") Pasti gede rumahnya yah...?"
Cowok : "Ngga ah...Biasa aja ko...cuma 3000 m2..."
Cewek : "(Busett!) Pasti mobilnya banyak yah...?"
Cowok : "Sedikit ko...Cuma ada Ferrari. Jaguar. Mercedes. BMW. Mazda..."
Cewek : "(Wah cowok idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri...?"
Cowok : "Hmm...Sampai saat ini belum tuh...hehe..."
Cewek : "(Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya...) Mas merokok??"
Cowok : "Tidak...rokok itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh..."
Cewek : "(Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?"
Cowok : "Tidak donk..."
Cewek : "(Gilee...Cool abissss!!) Mas suka maen judi??"
Cowok : "Nggak...ngapain juga judi? ngabisin duit aja"
Cewek : "(0oohhhh...So sweett...) Mas suka dugem gitu ga??"
Cowok : "Tidak tidak..."
Cewek : "(Iihh...sholeh banget nih cowokk!) Mas udah naik haji?"
Cowok : "Yah...baru 3x dan umroh paling 6x..."
Cewek : "(Subhanallah...calon surgawi...) Hobinya apa sih mas?"
Cowok : "BOHONGIN orang......"
sumber:poztmo.com
Cewek : "Mas kerja dimana?"
Cowok : "Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali..."
Cewek : "(WOW...Konglomerat pasti!)... Mas tinggal dimana?"
Cowok : "Pondok Indah Bukit GOLF..."
Cewek : "(WOW kereenn...Rumah orang-orang "The Haves") Pasti gede rumahnya yah...?"
Cowok : "Ngga ah...Biasa aja ko...cuma 3000 m2..."
Cewek : "(Busett!) Pasti mobilnya banyak yah...?"
Cowok : "Sedikit ko...Cuma ada Ferrari. Jaguar. Mercedes. BMW. Mazda..."
Cewek : "(Wah cowok idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri...?"
Cowok : "Hmm...Sampai saat ini belum tuh...hehe..."
Cewek : "(Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya...) Mas merokok??"
Cowok : "Tidak...rokok itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh..."
Cewek : "(Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?"
Cowok : "Tidak donk..."
Cewek : "(Gilee...Cool abissss!!) Mas suka maen judi??"
Cowok : "Nggak...ngapain juga judi? ngabisin duit aja"
Cewek : "(0oohhhh...So sweett...) Mas suka dugem gitu ga??"
Cowok : "Tidak tidak..."
Cewek : "(Iihh...sholeh banget nih cowokk!) Mas udah naik haji?"
Cowok : "Yah...baru 3x dan umroh paling 6x..."
Cewek : "(Subhanallah...calon surgawi...) Hobinya apa sih mas?"
Cowok : "BOHONGIN orang......"
sumber:poztmo.com
cerita lucu
dikelas gua lagi trend banget sama yang namanya gombal-gombalan, cerita lucu yang bisa bikin perut kekocok. haha ini ada cerita lucu buat XI-IPB dan buat lo semua yang baca guys ;)
Anak Nakal dan Nenek
Suatu pagi, seorang anak lelaki kecil keluar dari kamarnya dan bertanya pada neneknya,
"Nek, mana Papa dan Mama?"
"Mereka masih di dalam kamar cu.", jawab neneknya.
Anak itu tertawa, kemudian sarapan sendirian lalu pergi bermain.
Ketika pulang, hari sudah siang. Si anak lelaki itu bertanya lagi pada neneknya,
"Nek, di mana Papa dan Mama ?"
"Mereka masih di dalam kamar cu.", jawab singkat neneknya.
Anak itu tertawa geli, lalu menghabiskan makan siangnya dan pergi bermain lagi.
Malam harinya si anak baru pulang untuk makan malam. Sebelum makan si anak itu bertanya lagi pada neneknya.
"Nek, mana Papa dan Mama ?"
"Dari tadi pagi mereka masih dikamar, cu", kembali neneknya menjawab.
Anak itu kembali tertawa geli.
"Kenapa sih kamu ketawa-ketawa?", tanya neneknya keheranan.
Si anak menjawab :
"Semalam kan papa masuk kamarku, minta gel pelembab kulit, tapi saya kasih lem super glue..."
sumber:poztmo.com
Anak Nakal dan Nenek
Suatu pagi, seorang anak lelaki kecil keluar dari kamarnya dan bertanya pada neneknya,
"Nek, mana Papa dan Mama?"
"Mereka masih di dalam kamar cu.", jawab neneknya.
Anak itu tertawa, kemudian sarapan sendirian lalu pergi bermain.
Ketika pulang, hari sudah siang. Si anak lelaki itu bertanya lagi pada neneknya,
"Nek, di mana Papa dan Mama ?"
"Mereka masih di dalam kamar cu.", jawab singkat neneknya.
Anak itu tertawa geli, lalu menghabiskan makan siangnya dan pergi bermain lagi.
Malam harinya si anak baru pulang untuk makan malam. Sebelum makan si anak itu bertanya lagi pada neneknya.
"Nek, mana Papa dan Mama ?"
"Dari tadi pagi mereka masih dikamar, cu", kembali neneknya menjawab.
Anak itu kembali tertawa geli.
"Kenapa sih kamu ketawa-ketawa?", tanya neneknya keheranan.
Si anak menjawab :
"Semalam kan papa masuk kamarku, minta gel pelembab kulit, tapi saya kasih lem super glue..."
sumber:poztmo.com
Subscribe to:
Comments (Atom)